Path: Top Journal Jurnal_Teknik_Mesin_Transmisi 2010

PENGARUH PICH RATIO TERHADAP KARAKTERISTIK GETARAN PADA ALIRAN FLUIDA YANG MENGALAMI SELF EXCITED VIBRATIONS

Jurnal Transmisi, Volume VI Edisi 2, September 2010
Journal from JIPTUNMERPP / 2012-01-26 06:28:54
Oleh : Sufiyanto, Department of Mechanical Engineering Merdeka University Malang (mesin@unmer.ac.id)
Dibuat : 2010-09-01, dengan 0 file

Keyword : Aliran Fluida, Pinch Ratio, Unstable Flow, Self- Excited Vibrations

Mekanisme terjadinya self excited vibrations diawali dengan adanya perubahan arah aliran fluida didalam selang (flexible pipe) saat melewati daerah jepitan (pinch area). Perubahan penampang selang akan mempengaruhi arah vektor aliran yang menyebabkan aliran fluida tidak stabil (unstable). Selain itu fluida mempunyai energi yang diperoleh dari pompa terdiri dari energi tekanan dan kecepatansesuai dengan hukum Bernoulli. Pada saat melewati daerah jepitan, terjadi pertukaran energi antara energi tekanan dan energi kecepatan secara bergantian menyebabkan terjadinya fluktuasi aliran yang berdampak pada munculnya getaran pada selang yang dicirikan dengan frekwensi getarannya. Berdasarkan persamaan model matematis menunjukkan bahwa perubahan rasio jepitan antara 0,66 s/d 0,68 menghasilkan frekwensi model antara 9,75 hz s/d 7,12 hz. Hal ini menunjukkan perbedaan dengan hasil pengujian dimana semakin besar rasio jepitan terjadi penurunan amplitudo yang diikuti dengan peningkatan rekwensi sebagai akibat pertukaran energi tekanan menjadi energi kecepatan.

Deskripsi Alternatif :

Mekanisme terjadinya self excited vibrations diawali dengan adanya perubahan arah aliran fluida didalam selang (flexible pipe) saat melewati daerah jepitan (pinch area). Perubahan penampang selang akan mempengaruhi arah vektor aliran yang menyebabkan aliran fluida tidak stabil (unstable). Selain itu fluida mempunyai energi yang diperoleh dari pompa terdiri dari energi tekanan dan kecepatansesuai dengan hukum Bernoulli. Pada saat melewati daerah jepitan, terjadi pertukaran energi antara energi tekanan dan energi kecepatan secara bergantian menyebabkan terjadinya fluktuasi aliran yang berdampak pada munculnya getaran pada selang yang dicirikan dengan frekwensi getarannya. Berdasarkan persamaan model matematis menunjukkan bahwa perubahan rasio jepitan antara 0,66 s/d 0,68 menghasilkan frekwensi model antara 9,75 hz s/d 7,12 hz. Hal ini menunjukkan perbedaan dengan hasil pengujian dimana semakin besar rasio jepitan terjadi penurunan amplitudo yang diikuti dengan peningkatan rekwensi sebagai akibat pertukaran energi tekanan menjadi energi kecepatan.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiDepartment of Mechanical Engineering Merdeka University Malang
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: Wiwik Supriyanti, Dra. SS.