Path: Top » S1-Final Project » Faculty_of_Law » Department_of_Criminal_Law » 2011

TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT IZIN MENGEMUDI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA (Studi di Polres Batu)

Undergraduate Theses from JIPTUNMERPP / 2012-04-23 13:55:05
Oleh : Satriya Wicaksana, Department of Criminal Law Merdeka University Malang
Dibuat : 2011-03-01, dengan 0 file

Keyword : Tindak pidana emalsuan, surat ijin mengemudi dan upaya penanggullangannya

Di dalam penelitian ini bertujuan untuk menyusun sebuah skripsi mengenai faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindak pidana pemalsuan surat izin mengemudi dan bagaimana peranan kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pemalsuan SIM.
Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis atau empiris sedangkan jenis/tipe dari penelitian ini menggunakan Penelitian Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari studi kepustakaan dan lapangan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Jenis sumber data adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari literatur serta sumber yang berkaitan langsung dengan permasalahan, yang selanjutnya data yang diperoleh dianalisa.
Lokasi atau daerah yang dipilih oleh penulis untuk melakukan penelitian yaitu pada Polresta Batu dengan responden diambil 1 orang yaitu Kanit Reskrim yang menangani langsung perkara pemalsuan SIM.
Perbuatan“Tindak Pidana Pemalsuan Surat Izin Mengemudi” itu sangat erat hubungannya dengan kejahatan-kejahatan seperti pencurian, penggelapan, atau penipuan. Justru karena adanya orang yang mau melakukan “Pembuatan” itulah, orang seolah-olah dipermudah maksudnya untuk melakukan pencurian, penggelapan, atau penipuan surat izin mengemudi. Namun perlu digaris bawahi maksud dari “Pertolongan Kejahatan ” bukanlah berarti “ Membantu melakukan kejahatan”, seperti yang disebut dalam pasal 263 (1) dan 263 ayat (2) KUHP. Hal ini disebabkan karena hasil-hasil dari perbuatanya untuk kepentiganya sendiri untuk mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) yang tingkat di atasnya.
Melihat hal tersebut maka peneliti merasa tertarik untuk meneliti tentang faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindak pidana pemalsuan surat izin mengemudi dan bagaimana peranan kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pemalsuan SIM. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk membuat skripsi yang berjudul : “ TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT IZIN MENGEMUDI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA ”.
Faktor-faktor yang mendorong terjadinya tindak pidana pemalsuan surat izin mengemudi dengan pemberatan, melingkupi faktor ekonomi, faktor mental, faktor ikatan sosial dalam keluarga dan masyarakat. Alasan orang melakukan pemalsuan, yang dalam hal ini adalah masalah untuk kepentingan sendiri atau kerjaannya sehari-hari demi kebutuhan yang di butuhkan dan sulit terpenuhi atau pada dasarnya masalah ekonomi.
Pedoman pemberian pidana dalam tindak pidana pemalsuan izin mengemudi pemberatan, berpatokan pada unsur-unsur dari pasal 263, 264, 486 KUHP dan 183, 184 KUHAP Seharusnya ada tindakan dari para sarjana hukum atau instansi penegak hukum yang lebih berperan pada pencegahan, sebelum tindak pidana itu dilakukan. Misalnya dengan mengadakan seminar atau penyuluhan pada masyarakat atau pelajar tingkat menengah keatas, tentang pengertian hukum serta kerugian yang didapat akibat prilakunya melanggar hukum.

Deskripsi Alternatif :

Di dalam penelitian ini bertujuan untuk menyusun sebuah skripsi mengenai faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindak pidana pemalsuan surat izin mengemudi dan bagaimana peranan kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pemalsuan SIM.
Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis atau empiris sedangkan jenis/tipe dari penelitian ini menggunakan Penelitian Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari studi kepustakaan dan lapangan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Jenis sumber data adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari literatur serta sumber yang berkaitan langsung dengan permasalahan, yang selanjutnya data yang diperoleh dianalisa.
Lokasi atau daerah yang dipilih oleh penulis untuk melakukan penelitian yaitu pada Polresta Batu dengan responden diambil 1 orang yaitu Kanit Reskrim yang menangani langsung perkara pemalsuan SIM.
Perbuatan“Tindak Pidana Pemalsuan Surat Izin Mengemudi” itu sangat erat hubungannya dengan kejahatan-kejahatan seperti pencurian, penggelapan, atau penipuan. Justru karena adanya orang yang mau melakukan “Pembuatan” itulah, orang seolah-olah dipermudah maksudnya untuk melakukan pencurian, penggelapan, atau penipuan surat izin mengemudi. Namun perlu digaris bawahi maksud dari “Pertolongan Kejahatan ” bukanlah berarti “ Membantu melakukan kejahatan”, seperti yang disebut dalam pasal 263 (1) dan 263 ayat (2) KUHP. Hal ini disebabkan karena hasil-hasil dari perbuatanya untuk kepentiganya sendiri untuk mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) yang tingkat di atasnya.
Melihat hal tersebut maka peneliti merasa tertarik untuk meneliti tentang faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindak pidana pemalsuan surat izin mengemudi dan bagaimana peranan kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pemalsuan SIM. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk membuat skripsi yang berjudul : “ TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT IZIN MENGEMUDI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA ”.
Faktor-faktor yang mendorong terjadinya tindak pidana pemalsuan surat izin mengemudi dengan pemberatan, melingkupi faktor ekonomi, faktor mental, faktor ikatan sosial dalam keluarga dan masyarakat. Alasan orang melakukan pemalsuan, yang dalam hal ini adalah masalah untuk kepentingan sendiri atau kerjaannya sehari-hari demi kebutuhan yang di butuhkan dan sulit terpenuhi atau pada dasarnya masalah ekonomi.
Pedoman pemberian pidana dalam tindak pidana pemalsuan izin mengemudi pemberatan, berpatokan pada unsur-unsur dari pasal 263, 264, 486 KUHP dan 183, 184 KUHAP Seharusnya ada tindakan dari para sarjana hukum atau instansi penegak hukum yang lebih berperan pada pencegahan, sebelum tindak pidana itu dilakukan. Misalnya dengan mengadakan seminar atau penyuluhan pada masyarakat atau pelajar tingkat menengah keatas, tentang pengertian hukum serta kerugian yang didapat akibat prilakunya melanggar hukum.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiDepartment of Criminal Law Merdeka University Malang
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: 1. H. Teguh Suratman, SH. MH. ; 2. H. Muhari Agus S, SH. M Hum., Editor: Wiwik Supriyanti, Dra. SS.