Path: Top Research Report S1-Economics Faculty_of_Economics 2001

Peran dan kedudukan wanita dalam rumah tangga (kajian jender pada rumah tangga wanita bekerja di sektor formal dan sektor informal)

Research Report from JIPTUNMERPP / 2008-01-14 08:04:32
Oleh : Eny Yuniriyanti, Dra., MM., Erna Setijani, Dra., MM., Faculty of Economics - Merdeka University Malang
Dibuat : 2001-01-01, dengan 0 file

Keyword : Wanita, rumah tangga, gender, wanita bekerja

Penelitian ini membahas tentang keterlibatan wanita bekerja hanyalah sebagai penunjang untuk mencari nafkah tambahan dan bukan tulang punggung keluarga sebagai pencari nafkah utama. Keterlibatan wanita bekerja di luar akan membawa konsekwensi dalam kehidupan rumah tangganya karena akan mengurangi alokasi waktu dan tenaga yang dicurahkan untuk pekerjaan rumah tangganya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah kondisi reproduktif, dan sosial gender pada rumah tangga wanita bekerja ditinjau dari pembagian kerja dalam kegiatan. Dari analisis diperoleh hasil bahwa terjadi ketimpangan gender pada rumah tangga wanita bekerja baik di sektor formal maupun sektor informal. Ketimpangan gender pada rumah tangga wanita bekerja di sektor informal lebih tinggi dibandingkan dengan ketimpangan gender pada wanita bekerja sektor formal. Ketimpangan gender baik pada wanita bekerja sektor informal maupun formal terutama terjadi pada kegiatan reproduktif pekerjaan rumah. Kesadaran gender pada suami wanita bekerja sktor formal lebih tinggi dibandingkan kesadaran gender pada suami bekerja sektor informal. Keterlibatan wanita bekerja diluar rumah antara wanita bekerja sektor informal dengan alasan membantu suami mencari nafkah dan wanita bekerja sektor formal dengan alasan memanfaatkan pendidikan yang dimiliki. Keterbatan wanita bekerja di luar rumah akan mempengaruhi perannya dalam mengurus dan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Untuk mengatasi hal tersebut umumnya mereka melibatkan anggota rumah tangga lainnya (sektor informal) dan mencari pembantu rumah tangga (sektor formal)

Deskripsi Alternatif :

Penelitian ini membahas tentang keterlibatan wanita bekerja hanyalah sebagai penunjang untuk mencari nafkah tambahan dan bukan tulang punggung keluarga sebagai pencari nafkah utama. Keterlibatan wanita bekerja di luar akan membawa konsekwensi dalam kehidupan rumah tangganya karena akan mengurangi alokasi waktu dan tenaga yang dicurahkan untuk pekerjaan rumah tangganya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah kondisi reproduktif, dan sosial gender pada rumah tangga wanita bekerja ditinjau dari pembagian kerja dalam kegiatan. Dari analisis diperoleh hasil bahwa terjadi ketimpangan gender pada rumah tangga wanita bekerja baik di sektor formal maupun sektor informal. Ketimpangan gender pada rumah tangga wanita bekerja di sektor informal lebih tinggi dibandingkan dengan ketimpangan gender pada wanita bekerja sektor formal. Ketimpangan gender baik pada wanita bekerja sektor informal maupun formal terutama terjadi pada kegiatan reproduktif pekerjaan rumah. Kesadaran gender pada suami wanita bekerja sktor formal lebih tinggi dibandingkan kesadaran gender pada suami bekerja sektor informal. Keterlibatan wanita bekerja diluar rumah antara wanita bekerja sektor informal dengan alasan membantu suami mencari nafkah dan wanita bekerja sektor formal dengan alasan memanfaatkan pendidikan yang dimiliki. Keterbatan wanita bekerja di luar rumah akan mempengaruhi perannya dalam mengurus dan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Untuk mengatasi hal tersebut umumnya mereka melibatkan anggota rumah tangga lainnya (sektor informal) dan mencari pembantu rumah tangga (sektor formal)

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiFaculty of Economics - Merdeka University Malang
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: