Path: Top Research Report Diploma_3_of_Tourism_ 1997

Pengembangan model pembelajaran berkomunikasi lisan bahasa asing bagi pedagang asongan di obyek wisata Bromo

Research Report from JIPTUNMERPP / 2008-01-14 08:04:32
Oleh : Kun Aniroh Gunadi, Dra. dkk, Diploma 3 of Tourism - Merdeka University Malang
Dibuat : 1997-12-01, dengan 0 file

Keyword : Komunikasi lisan, bahasa asing, pedagang asongan, obyek wisata, Bromo

Pengembangan model pembelajaran berkomunikasi lisan ini merupakan salah satu upaya untuk membantu para pedagang asongan khususnya di obyek wisata Bromo dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi lisan dalam bahasa Inggris kepada wisman.
Pengembangan model pembelajaran ini bertujuan mengidentifikasi fungsi bahasa, pola strategi komunikasi, hambatan-hambatan yang dihadapi pedagang asongan, mengetahui dampak pembelajaran berkomunikasi lisan serta dampak kemampuan berkomunikasi lisan terhadap peningkatan pendapatan para pedagang asongan di obyek wisata Bromo.
Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan tiga tahapan penelitian yaitu pertama, mengidentifikasi fungsi bahasa, pola strategi komunikasi yang digunakan, hambatan-hambatan dalam berkomunikasi yang dihadapi pedagang asongan sebagai dasar penyusunan model pembelajaran.
Kedua, mengembangkan model pembelajaran berdasarkan karakteristik pembelajar dan tujuan belajar berdasarkan analisis kebutuhan (need analysis). Tahap ketiga adalah tahap ujicoba, yaitu menguji keefektifan model pembelajaran yang telah tersusun terhadap ketrampilan berbahasa Inggris para pedagang asongan.
Populasi penelitian ini adalah pedagang asongan di obyek wisata Bromo yang terdiri dari pemandu kuda, penjual topi, dan penjual bunga. Sampel diambil secara purposif yang terdiri dari 20 orang. Pengambilan data untuk tahap pertama dilakukan pada bulan September 1996, sedangkan data untuk penelitian tahap kedua diambil pada bulan Nopember hingga Desember 1996.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pedagang asongan menggunakan fungsi bahasa yang sangat terbatas, yaitu pada tahap pembukaan menggunakan fungsi greeting-offering dan fungsi offering tanpa greeting. sedangkan pada tahap penutupan, mereka menggunakan 'no verbal respone' dan ' short verba! respone'. Bentuk strategi komunikasi yang digunakan adalah diam atau tidak berkata apapun walaupun sebenarnya banyak yang ingin disampaikan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah tataran fonologi, tataran struktur dan tataran kosa kata. Hambatan yang dihadapi sampel adalah kemampuan bahasa yang masih telegraphic, pengucapan bunyi bahasa Inggris, penempatan strees, intonasi dan politeness. Selanjutnya dari hasil wawancara tentang materi pembelajaran, mereka mendapat kesulitan 1) menghafalkan kalimat yang panjang, 2) mengucapkan kata-kata yang menurut mereka frekwensinya rendah, dan 3) mengucapkan katakata baru yang terlalu banyak. Sedangkan hasil wawancara tentang ketrampilan berkomunikasi lisan dengan pengingkatan pendapatan diperoleh jawaban bahwa proses belajar mereka berdampak positif terhadap sikap mereka dalam menjual barang dan jasa, dalam arti bahwa mereka tidak malu-malu menggunakan apa yang sudah dipelajari di kelas dan merasa yakin bahwa apa yang disampaikan dimengerti oleh wisman.

Deskripsi Alternatif :

Pengembangan model pembelajaran berkomunikasi lisan ini merupakan salah satu upaya untuk membantu para pedagang asongan khususnya di obyek wisata Bromo dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi lisan dalam bahasa Inggris kepada wisman.
Pengembangan model pembelajaran ini bertujuan mengidentifikasi fungsi bahasa, pola strategi komunikasi, hambatan-hambatan yang dihadapi pedagang asongan, mengetahui dampak pembelajaran berkomunikasi lisan serta dampak kemampuan berkomunikasi lisan terhadap peningkatan pendapatan para pedagang asongan di obyek wisata Bromo.
Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan tiga tahapan penelitian yaitu pertama, mengidentifikasi fungsi bahasa, pola strategi komunikasi yang digunakan, hambatan-hambatan dalam berkomunikasi yang dihadapi pedagang asongan sebagai dasar penyusunan model pembelajaran.
Kedua, mengembangkan model pembelajaran berdasarkan karakteristik pembelajar dan tujuan belajar berdasarkan analisis kebutuhan (need analysis). Tahap ketiga adalah tahap ujicoba, yaitu menguji keefektifan model pembelajaran yang telah tersusun terhadap ketrampilan berbahasa Inggris para pedagang asongan.
Populasi penelitian ini adalah pedagang asongan di obyek wisata Bromo yang terdiri dari pemandu kuda, penjual topi, dan penjual bunga. Sampel diambil secara purposif yang terdiri dari 20 orang. Pengambilan data untuk tahap pertama dilakukan pada bulan September 1996, sedangkan data untuk penelitian tahap kedua diambil pada bulan Nopember hingga Desember 1996.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pedagang asongan menggunakan fungsi bahasa yang sangat terbatas, yaitu pada tahap pembukaan menggunakan fungsi greeting-offering dan fungsi offering tanpa greeting. sedangkan pada tahap penutupan, mereka menggunakan 'no verbal respone' dan ' short verba! respone'. Bentuk strategi komunikasi yang digunakan adalah diam atau tidak berkata apapun walaupun sebenarnya banyak yang ingin disampaikan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah tataran fonologi, tataran struktur dan tataran kosa kata. Hambatan yang dihadapi sampel adalah kemampuan bahasa yang masih telegraphic, pengucapan bunyi bahasa Inggris, penempatan strees, intonasi dan politeness. Selanjutnya dari hasil wawancara tentang materi pembelajaran, mereka mendapat kesulitan 1) menghafalkan kalimat yang panjang, 2) mengucapkan kata-kata yang menurut mereka frekwensinya rendah, dan 3) mengucapkan katakata baru yang terlalu banyak. Sedangkan hasil wawancara tentang ketrampilan berkomunikasi lisan dengan pengingkatan pendapatan diperoleh jawaban bahwa proses belajar mereka berdampak positif terhadap sikap mereka dalam menjual barang dan jasa, dalam arti bahwa mereka tidak malu-malu menggunakan apa yang sudah dipelajari di kelas dan merasa yakin bahwa apa yang disampaikan dimengerti oleh wisman.

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiDiploma 3 of Tourism - Merdeka University Malang
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: