Path: Top Journal Jurnal_Penelitian Edisi_Ilmu-Ilmu_Sosial 2001

Studi analisis lembaga dana dan keuangan pedesaan dalam meningkatkan pendapatan usaha sektor informal di kecamatan Pare Kediri

Jurnal Penelitian, Volume XII, Nomor 1, Tahun 2001
Journal from JIPTUNMERPP / 2008-01-09 09:44:48
Oleh : Sugeng Haryanto, Research Institute - Merdeka University Malang
Dibuat : 2001-01-01, dengan file

Keyword : LDKP, sektor informal, Bank Titil, jasa keuangan

Usaha sektor informal telah berkembang seiring dengan perkembangan suatu daerah atau perkotaan. Sektor informal berkembang menjadi katub pengamanan bagi peningkatan tenaga kerja. Kota Pare sebagai salah satu kecamatan di Kediri perekonomiannya telah berkembang dengan pesat. Seiring dengan perkembangan kota Pare tumbuh dan bermunculan usaha-usaha sektor informal. Sektor informal seperti usaha kecil lainnya menghadapi kendala sektor pada permodalan, termasuk di dalamnya perencanaan permodalan dan juga manajemen lainnya. Untuk membantu permodalan sektor informal, keberadaan LDKP diharapkan mampu melakukan beberapa terobosan . Sehingga sektor informal tidak terjerat oleh rentenir. Jumlah LDKP yang ada di Kota Pare, meliputi : BRI Udes, Bank Pasar, BPR keberadaannya telah tersebar di pelosok Kecamatan Pare, sehingga sektor informal dan masyarakat kecil dapat dengan mudah mengakses. Jasa keuangan yang disediakan oleh LDKP telah banyak dimanfaatkan oleh sektor informal dan mampu meningkatkan pendapatan. Namun demikian sektor melakukan perencanaan kebutuhan permodalannya. Jasa keuangan yang diberikan oleh LDKP dirasakan telah mencukupi kebutuhan sektor informal. Untuk mendekatkan LDKP, sehingga LDKP dapat diakses oleh sektor informal dan pengusaha kecil lainnya perlu LDKP yang dikelola dengan sistem bank titil dengan manajemen bank umum, sehingga LDKP tersebut dapat dimanfaatkan lebih baik dan mudah lagi oleh sektor informal dan pengusaha kecil.

Deskripsi Alternatif :

Usaha sektor informal telah berkembang seiring dengan perkembangan suatu daerah atau perkotaan. Sektor informal berkembang menjadi katub pengamanan bagi peningkatan tenaga kerja. Kota Pare sebagai salah satu kecamatan di Kediri perekonomiannya telah berkembang dengan pesat. Seiring dengan perkembangan kota Pare tumbuh dan bermunculan usaha-usaha sektor informal. Sektor informal seperti usaha kecil lainnya menghadapi kendala sektor pada permodalan, termasuk di dalamnya perencanaan permodalan dan juga manajemen lainnya. Untuk membantu permodalan sektor informal, keberadaan LDKP diharapkan mampu melakukan beberapa terobosan . Sehingga sektor informal tidak terjerat oleh rentenir. Jumlah LDKP yang ada di Kota Pare, meliputi : BRI Udes, Bank Pasar, BPR keberadaannya telah tersebar di pelosok Kecamatan Pare, sehingga sektor informal dan masyarakat kecil dapat dengan mudah mengakses. Jasa keuangan yang disediakan oleh LDKP telah banyak dimanfaatkan oleh sektor informal dan mampu meningkatkan pendapatan. Namun demikian sektor melakukan perencanaan kebutuhan permodalannya. Jasa keuangan yang diberikan oleh LDKP dirasakan telah mencukupi kebutuhan sektor informal. Untuk mendekatkan LDKP, sehingga LDKP dapat diakses oleh sektor informal dan pengusaha kecil lainnya perlu LDKP yang dikelola dengan sistem bank titil dengan manajemen bank umum, sehingga LDKP tersebut dapat dimanfaatkan lebih baik dan mudah lagi oleh sektor informal dan pengusaha kecil.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiR
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: