Path: Top » S1-Final Project » Faculty_of_Social_and_Political_Science » Department_of_Communication » 2011

Nilai Budaya Korea Dalam Princess Hours Ditinjau Dari Persepsi Peminatnya

Undergraduate Theses from JIPTUNMERPP / 2012-04-19 12:15:26
Oleh : EUNIKE NATALIA A.LASUT, Department of Communication Science Merdeka University Malang
Dibuat : 2011-04-01, dengan 0 file

Keyword : Budaya Korea, Princess Hours, Sinetron

Penelitian ini dilaksanakan oleh Eunike Natalia A.Lasut, Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Jurusan Ilmu Komunikasi tahun angkatan 2007 Universitas Merdeka Malang, dengan NPK 07330029. Judul dari penelitian ini adalah “Nilai Budaya Korea Dalam Princess Hours Ditinjau Dari Persepsi Peminatnya dengan Dosen Pembimbing I, Ibu Ana Mariani dan Dosen Pembimbing II, Bapak Imam Patkuroji
Pada dasarnya peneliti mengambil judul ini karena rasa suka peneliti terhadap Drama Serial Korea yang berbeda dengan sinetron Indonesia pada umumnya. Banyak keunggulan drama serial Korea yang layak dicontoh oleh para pembuat sinetron Indonesia. Mulai dari alurnya yang jelas, ceritanya yang menarik serta para pembuat drama serial Korea tidak malu menyisipkan kebudayaan mereka sebagai salah satu nilai lebih dan daya tarik dari drama tersebut. Dan salah satu drama yang terlihat dengan jelas nilai kebudayaan Koreanya adalah Princess Hours. Drama ini merupakan perpaduan antara budaya modern dan tradisional Korea. Peneliti tertarik meneliti persepsi audience terhadap nilai budaya yang terdapat dalam drama ini.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan ingin mengetahui dan menjelaskan representasi pencitraan nilai budaya Korea di dalam film drama serial Princess Hours ditinjau dari persepsi peminatnya. Ada dua kegunaan penelitian yang diharapkan oleh peneliti yang pertama adalah kegunaan teoritis, dimana penelitian ini diharapkan berguna bagi pengembangan ilmu komunikasi dalam bidang kepenyiaran melalui upaya mengkaji dan menjelaskan konsep ataupun teori komunikasi. Dan yang kedua adalah kegunaan sosial dimana penelitian ini penulis dapat menemukan masalah yang ada di dunia hiburan secara khusus untuk dunia drama serial Korea dan mampu menyelesaikan pemecahannya secara ilmiah serta memberi wawasan yang luas bagi khalayak maupun praktisi tentang tayangan drama korea serta kandungan nilai budaya yang ada di dalamnya.
Untuk menemukan nilai budaya Korea di dalam film drama serial Princess Hours ditinjau dari persepsi peminatnya peneliti mengunakan teori sosial budaya untuk menemukan persepsi audiencenya. Paradigma yang digunakan pada penelitian ini adalah paradigma kualitatif. Dan Peneliti menggunakan metode penelitian etnografi yang merupakan bentuk kajian kualitatif yang digunakan untuk menerangkan, menganalisa dan meinterpretasi bentuk “culture-sharing”. Dalam menemukan suatu hasil yang valid, peneliti meminta 20 orang untuk menjadi sampel. Dan 20 orang tersebut rata – rata telah menyaksikan drama serial korea Princess Hours lebih dari dua kali dan mereka adalah mahasiswa yang memiliki kecerdasan dan daya tangkap yang lebih baik daripada jenang laiinya. Dan peneliti yakin bahwa mereka layak untuk dijadikan sampel. Untuk menemukan suatu hasil yang logis, peneliti menggunakan metode wawancara terhadap sampel dan pengamatan yang peneliti lakukan sendiri.
Dari hasil penelitian ini dapat diketahui beberapa hal yaitu bahwa saat ini kebudayaan Korea telah menggeser kebudayaan barat yang sesbelumnya dominan di Indonesia. Dan terdapat kemiripan budaya antara Negara Indonesia dan Negara Korea yang memudahkan masuknya drama serial Korea di Indonesia. nilai – nilai budaya Korea yang terdapat dalam drama serial Korea Princess Hours ditinjau dari Persepsi peminatnya, yaitu dapat ditemukan dalam tata cara berpakaian (Hanbok) yang meliputi warna kain dan aksesoris, ditemukan juga dalam tata cara minum teh seperti menuangkan teh, tata cara minumnya. Selanjutnya adalah nilai budaya pada alat musik tradisionalnya dan terakhir adalah nilai budaya pada olahraganya. Ternyata dalam setiap tradisi yang terdapat dalam drama ini memiliki nilai budaya yang kuat dan kental. Dan nilai budaya itu sendiri ada bukan suatu kebetulan tetapi melalui proses panjang yang telah dilakukan sejak turun temurun.

Deskripsi Alternatif :

Penelitian ini dilaksanakan oleh Eunike Natalia A.Lasut, Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Jurusan Ilmu Komunikasi tahun angkatan 2007 Universitas Merdeka Malang, dengan NPK 07330029. Judul dari penelitian ini adalah “Nilai Budaya Korea Dalam Princess Hours Ditinjau Dari Persepsi Peminatnya dengan Dosen Pembimbing I, Ibu Ana Mariani dan Dosen Pembimbing II, Bapak Imam Patkuroji
Pada dasarnya peneliti mengambil judul ini karena rasa suka peneliti terhadap Drama Serial Korea yang berbeda dengan sinetron Indonesia pada umumnya. Banyak keunggulan drama serial Korea yang layak dicontoh oleh para pembuat sinetron Indonesia. Mulai dari alurnya yang jelas, ceritanya yang menarik serta para pembuat drama serial Korea tidak malu menyisipkan kebudayaan mereka sebagai salah satu nilai lebih dan daya tarik dari drama tersebut. Dan salah satu drama yang terlihat dengan jelas nilai kebudayaan Koreanya adalah Princess Hours. Drama ini merupakan perpaduan antara budaya modern dan tradisional Korea. Peneliti tertarik meneliti persepsi audience terhadap nilai budaya yang terdapat dalam drama ini.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan ingin mengetahui dan menjelaskan representasi pencitraan nilai budaya Korea di dalam film drama serial Princess Hours ditinjau dari persepsi peminatnya. Ada dua kegunaan penelitian yang diharapkan oleh peneliti yang pertama adalah kegunaan teoritis, dimana penelitian ini diharapkan berguna bagi pengembangan ilmu komunikasi dalam bidang kepenyiaran melalui upaya mengkaji dan menjelaskan konsep ataupun teori komunikasi. Dan yang kedua adalah kegunaan sosial dimana penelitian ini penulis dapat menemukan masalah yang ada di dunia hiburan secara khusus untuk dunia drama serial Korea dan mampu menyelesaikan pemecahannya secara ilmiah serta memberi wawasan yang luas bagi khalayak maupun praktisi tentang tayangan drama korea serta kandungan nilai budaya yang ada di dalamnya.
Untuk menemukan nilai budaya Korea di dalam film drama serial Princess Hours ditinjau dari persepsi peminatnya peneliti mengunakan teori sosial budaya untuk menemukan persepsi audiencenya. Paradigma yang digunakan pada penelitian ini adalah paradigma kualitatif. Dan Peneliti menggunakan metode penelitian etnografi yang merupakan bentuk kajian kualitatif yang digunakan untuk menerangkan, menganalisa dan meinterpretasi bentuk “culture-sharing”. Dalam menemukan suatu hasil yang valid, peneliti meminta 20 orang untuk menjadi sampel. Dan 20 orang tersebut rata – rata telah menyaksikan drama serial korea Princess Hours lebih dari dua kali dan mereka adalah mahasiswa yang memiliki kecerdasan dan daya tangkap yang lebih baik daripada jenang laiinya. Dan peneliti yakin bahwa mereka layak untuk dijadikan sampel. Untuk menemukan suatu hasil yang logis, peneliti menggunakan metode wawancara terhadap sampel dan pengamatan yang peneliti lakukan sendiri.
Dari hasil penelitian ini dapat diketahui beberapa hal yaitu bahwa saat ini kebudayaan Korea telah menggeser kebudayaan barat yang sesbelumnya dominan di Indonesia. Dan terdapat kemiripan budaya antara Negara Indonesia dan Negara Korea yang memudahkan masuknya drama serial Korea di Indonesia. nilai – nilai budaya Korea yang terdapat dalam drama serial Korea Princess Hours ditinjau dari Persepsi peminatnya, yaitu dapat ditemukan dalam tata cara berpakaian (Hanbok) yang meliputi warna kain dan aksesoris, ditemukan juga dalam tata cara minum teh seperti menuangkan teh, tata cara minumnya. Selanjutnya adalah nilai budaya pada alat musik tradisionalnya dan terakhir adalah nilai budaya pada olahraganya. Ternyata dalam setiap tradisi yang terdapat dalam drama ini memiliki nilai budaya yang kuat dan kental. Dan nilai budaya itu sendiri ada bukan suatu kebetulan tetapi melalui proses panjang yang telah dilakukan sejak turun temurun.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiDepartment of Communication Science Merdeka University Malang
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: 1. Ana Mariani, S.Sos. M Si. ; 2. Drs. Imam Patkuroji, M.Ag., Editor: Wiwik Supriyanti, Dra. SS.