Path: Top Journal Jurnal_Teknik_Mesin_Transmisi 2008

Penggunaan polyvinil alcohol (PVA) sebagai media quench terhadap baja AISI 1045

Transmisi Jurnal Teknik Mesin, volume IV edisi-2, September 2008
Journal from JIPTUNMERPP / 2010-07-13 23:55:42
Oleh : Ali Alhamidi , Department of Mechanical Engineering Merdeka University Malang (mesin@unmer.ac.id)
Dibuat : 2008-09-01, dengan 0 file

Keyword : konsentrasi polimer, quenching, AISI 1045, agitasi

Penggunaan polimer sebagai media quench dalam perlakuan panas baja adalah alternatif untuk meningkatkan kekerasan tanpa menyebabkan terjadinya distorsi dimensi/tegangan sisa yang berlebih pada baja AISI 1045. Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi polimer dan agitasi terhadap karakteristik pendinginan baja AISI 1045 dalam larutan polivinil alcohol (PVA) dengan konsentrasi 10% dan 40% dengan menggunakan system pendinginan tabung agitasi vertikal selama 10 menit dan 20 menit. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi polimer akan menurunkan laju pendinginan sedangkan agitasi hanya akan meningkatkan laju pendinginan rata pada konsentrasi yang rendah. Dari pengujian kekerasan dan strukturmikro menunjukkan terjadinya penurunan kekerasan dengan semakin meningkatnya konsentrasi polimer. Hal ini disebabkan proses pelepasan panas dari polimer dengan tingkat konsentrasi (viskositas) yang tinggi semakin menurun sehingga laju pendinginan kritis untuk mendapatkan struktur martensit terhambat akibat cepatnya terbentuknya lapisan pelindung. Sedang lamanya agitasi tidak memberi pengaruh yang nyata terhadap pemecahan lapisan pelindung (insulating film) dari polimer terhadap spesimen.

Deskripsi Alternatif :

Penggunaan polimer sebagai media quench dalam perlakuan panas baja adalah alternatif untuk meningkatkan kekerasan tanpa menyebabkan terjadinya distorsi dimensi/tegangan sisa yang berlebih pada baja AISI 1045. Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi polimer dan agitasi terhadap karakteristik pendinginan baja AISI 1045 dalam larutan polivinil alcohol (PVA) dengan konsentrasi 10% dan 40% dengan menggunakan system pendinginan tabung agitasi vertikal selama 10 menit dan 20 menit. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi polimer akan menurunkan laju pendinginan sedangkan agitasi hanya akan meningkatkan laju pendinginan rata pada konsentrasi yang rendah. Dari pengujian kekerasan dan strukturmikro menunjukkan terjadinya penurunan kekerasan dengan semakin meningkatnya konsentrasi polimer. Hal ini disebabkan proses pelepasan panas dari polimer dengan tingkat konsentrasi (viskositas) yang tinggi semakin menurun sehingga laju pendinginan kritis untuk mendapatkan struktur martensit terhambat akibat cepatnya terbentuknya lapisan pelindung. Sedang lamanya agitasi tidak memberi pengaruh yang nyata terhadap pemecahan lapisan pelindung (insulating film) dari polimer terhadap spesimen.


Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiDepartment of Mechanical Engineering Merdeka University Malang
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: Ambarwati