Path: Top Journal Jurnal_Ilmu_Teknik_Diagonal 2007

ANALISA PERBEDAAN TEKANAN PENGEMBANGAN AKIBAT PENGARUH PEMASANGAN GEOMEMBRAN PADA TANAH EKSPANSIF DENGAN KEPADATAN STANDART PROCTOR DAN MODIFIED PROCTOR

Jurnal Diagonal: Volume 8, Nomor 1, Februari 2007
Journal from JIPTUNMERPP / 2014-04-07 12:06:36
Oleh : Eko Indah Susanti, Department of Civil Engineering Merdeka University Malang (indahsusantir2@yahoo.co.id)
Dibuat : 2007-02-01, dengan 0 file

Keyword : Tanah ekspansif, tekanan pengembangan, dry-side ; Expansive soil, swelling pressure, dry-side condition

Umumnya tanah ekspansif dalam kondisi padat (optimum) memiliki daya dukung yang cukup tinggi. Tetapi bila kadar air meningkat maka akan menyebabkan adanya proses pengembangan dan menurunnya daya dukung tanah. Hal ini sering menjadi masalah, seperti : keretakan pada bangunan struktur yang didirikan diatas tanah ekspansif. Bangunan-bangunan ringan dengan pondasi dangkal lebih peka terhadap aksi dari tanah ekspansif dibandingkan dengan bangunan-bangunan berat dengan pondasi dalamnya, khususnya apabila terjadi pengembangan (swelling) karena air masuk ke dalam tanah walaupun tanah tersebut telah dipadatkan. Besarnya pengembangan tergantung pada karakteristik tanah, selain juga tergantung pada beban diatas pondasi yang menahan pengembangan. Pada tanah lempung ekspansif, hubungan antara pengembangan dan kepadatan tanah adalah suatu faktor yang penting untuk diketahui.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sampai sejauh mana perbedaan swelling pressure akibat pengaruh pemasangan geomembran dalam kondisi kepadatan Standard Proctor dan Modified Prctor setelah mengalami perendaman.
Penelitian ini dilakukan dengan uji model di laboratorium, dimana tanah dipadatkan dalam bak berukuran 50 x 50 x 50 cm3, dengan kepadatan inisial Standard Proctor kondisi Dry-side dan kepadatan Modified Proctor kondisi Dry-side. Kemudian tanah dalam model digenangi dengan air pada berbagai kondisi pembebanan, yaitu : model benda uji tanpa pemberian geomembran dan beban, model benda uji dengan pemberian beban dan tanpa geomembran, model benda uji tanpa beban tapi dengan geomembran, dan model benda uji dengan pemberian geomembran dan beban. Setelah itu dilihat perbedaan pengaruh tekanan pengembangan dengan kepadatan inisial Standard Proctor kondisi Dry-side dan kepadatan Modified Proctor kondisi Dry-side pada tanah masing-masing model tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian pelindung baik tanpa atau dengan beban sangat efektif untuk melindungi tanah ekspansif dari pengaruh air yang dapat menyebabkan terjadinya pengembangan.

Deskripsi Alternatif :

Generally solid expansive soil has high enough bearing capacity. But if the degree of water increases, it will cause swelling, and it can cause the decrease of bearing capacity. The foundation of a structure which is built on expansive soil will accept big uplift force caused by the development in an expansive soil. Uplift force can cause the happening of heaving, cracking and the broken of a structure foundation. A Light construction in shallow foundation is more sensitive to the action from expansive soil than a heavy construction which uses deep foundation, especially when the development happens because incoming water into soil although it has been compacted. The level of development happened at expansive soil depends on the soil characteristics and the burden which endures the development. The relation among the swelling pressure and the soil solidity at expansive clay is an important factor to know. Based on that explanation, this research is conducted to know the different of swelling pressure value that the influence of geomembrane posing in condition of Standard proctor density and Modified proctor after submerging.
This research is held by laboratory model testing, where the soil compacted in a basin of 50 x 50 x 50 cm3, with the initial density Standard proctor of dry side and the Modified proctor density of dry side. Then the soil in model is flooded with many variety, i.e. : a model without geomembrane installation and without burden, with geomembrane installation without burden, model with geomembrane installation and without burden, model with geomembrane installation with burden. After that, it is determined the extend of swelling pressure with the initial density Standard proctor of dry side and the Modified proctor density of dry side.
The results of this research shows that geomembrane application treated with or without weight is very effective to protect expansive soil from water influence causing swelling.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiDepartment of Civil Engineering Merdeka University Malang
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: Wiwik Supriyanti, Dra. SS.