Path: Top Research Report S1-Law Departement_of_Law_Science 2018

PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN SYARIAH PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 93/PUU-X/2012 (AnalisisPasal 55 ayat 2 Undang-undangNomor 21 Tahun 2008 TentangPerbankan Syariah)

Research Report from JIPTUNMERPP / 2018-08-13 11:09:16
Oleh : Dhaniar Eka Budiastanti, Faculty of Law Merdeka University Malang
Dibuat : 2018-06-12, dengan 0 file

Keyword : Sengketa perbankan syariah, mahkamah konstitusi
Url : http://drive.google.com/file/d/1hZYtqxszilLJKgcX9v32ALIuE4nYETqL/view?usp=sharing

Kesadaran masyarakat khususnya bagi pemeluk agama Islam untuk bermuamalah, mendukung lahirnya Lembaga keuangan di bidang ekonomi Syariah, yang salah satunya adalah perbankan syariah. Perbankan syariah sebagai Lembaga Keuangan Syariah (yang selanjutnya disebut dengan LKS) terus mengalami perkembangan yang begitu pesat. Perkembangan Bank Syariah yang semakin berkembang tersebut dapat dilihat pada data yang telah di catat oleh Otoritas Jasa Keuangan selanjutnya disebut dengan OJK). Sampai dengan bulan Juli 2016 OJK Mencatat terdapat 12 Bank Umum Syariah (BUS), 22 Unit Usaha Syariah (UUS), dan 165 Badan Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). Perbankan syariah merupakan suatu Lembaga keuangan yang menggunakan prinsip-prinsip syariah atau ajaran agama Islam, baik mengenai produk-produk maupun dalam menjalankan operasionalnya. Sebagaimana perbankan konvensional, pada dasarnya perbankan syariah ini juga memiliki fungsi intermediasi, yaitu menghimpun dana dari pihak yang kelebihan dana (surplus of money) dan menyalurkannya kepada pihak yang kekurangan dana (lack of money). Salah satu perbankan syariah untuk menghimpun dana dari masyarakat adalah dengan menerima dana dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat yang kekuarangan dengan cara pemberian kredit.

Deskripsi Alternatif :

Kesadaran masyarakat khususnya bagi pemeluk agama Islam untuk bermuamalah, mendukung lahirnya Lembaga keuangan di bidang ekonomi Syariah, yang salah satunya adalah perbankan syariah. Perbankan syariah sebagai Lembaga Keuangan Syariah (yang selanjutnya disebut dengan LKS) terus mengalami perkembangan yang begitu pesat. Perkembangan Bank Syariah yang semakin berkembang tersebut dapat dilihat pada data yang telah di catat oleh Otoritas Jasa Keuangan selanjutnya disebut dengan OJK). Sampai dengan bulan Juli 2016 OJK Mencatat terdapat 12 Bank Umum Syariah (BUS), 22 Unit Usaha Syariah (UUS), dan 165 Badan Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). Perbankan syariah merupakan suatu Lembaga keuangan yang menggunakan prinsip-prinsip syariah atau ajaran agama Islam, baik mengenai produk-produk maupun dalam menjalankan operasionalnya. Sebagaimana perbankan konvensional, pada dasarnya perbankan syariah ini juga memiliki fungsi intermediasi, yaitu menghimpun dana dari pihak yang kelebihan dana (surplus of money) dan menyalurkannya kepada pihak yang kekurangan dana (lack of money). Salah satu perbankan syariah untuk menghimpun dana dari masyarakat adalah dengan menerima dana dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat yang kekuarangan dengan cara pemberian kredit.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiFaculty of Law Merdeka University Malang
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: Wiwik Supriyanti, Dra. SS.