Path: Top » Journal » Jurnal_Ilmu_Teknik_Diagonal » 2005

DAMPAK PENGELOLAAN OBYEK WISATA BUDAY A MAKAM SUNAN BONANG DI TUBAN TERHADAP LINGKUNGAN

Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Diagonal: Volume 6, Nomor 3, Oktober 2005
Journal from JIPTUNMERPP / 2018-05-09 09:23:25
Oleh : A. Tutut Subadiyo, Faculty of Engineering Merdeka University Malang
Dibuat : 2005-10-01, dengan file

Keyword : Makam Sunan Botiang, warisan bu.daya, pariwista budaya, Sunan Bonang Cemetary, cultural heritage, cultural tourism.
Url : http://drive.google.com/file/d/1wkwOOndoH3k3p_EgmDgzHHLW2VAhY1vk/view?usp=sharing

Pemanfaatan warisan budaya yang bersifat monumental sebagai obyek dan daya tarik wisata di Tuban selama ini terkesan lebih banyak dieksploitasi, dan k.urang diimbangi dengan
perawatan dan pelestariannya. Penel.itian ini dimaksudkan untuk mencari model pengelolaan warisan budaya yang dapat diimplementasil situs Makam Sunan Booang Tuban Jawa Timur.
Melalui pengumpulan dan analisis data secara deskriptif kualitatif, berhasil diungkapkan, bahwa warisan budaya Makam Sunan Bonang sebagai obyek wisata riarah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat sekitarnya. Secara historis• arsitektural dan spasial, Makam Sunan
Bonang memiliki daya tarik yang potensial sebagai obyek dan daya tarik wisata. Pemanfaatan Makam Sunan Bonang sebagai daya tarik wisata sejak dahulu hingga kini membawa drunpak positif dan oegatif. Dengan kebijakan pengelolaan yang
dinamis seperti pernbenahan organisasi pengelola, penataan lingkungan, maka dampak negatif yang terjadi sebelumnya dapat dieliminir. Melalui analisis dampak yang imbul.kannya, daya tarik dan tingkat kepuasan isatawanlpeziarah, serta perolehan kerja dan pendapatan masyarakat dan pengelola; maka pengelolaan Makam Sunan
Bonang di Tuban seja.k akhir tabun 1980an dapat ikategorikan berwawasan lingkungan, sehingga secara umum model pengelolaan ini dapat dikemhangkan untuk pengelolaan obyek-obyek wisata riarah makam Walisanga di tempar laionya.

Deskripsi Alternatif :

The use of a cultural heritage especially the
monumental one as an object of tourism in Tuban
is much more exploited than maintaned and
reserved.Th.is research aims to lind out a model for
the management of c ultural heritage as a living
monument, in which it cau be implemente_d to
support the sustainable development of cultural
tourism in Tuban, East Java. A case study was
undertaken at Sunan Bonang Cemetary, Tuban
Regency. The method for analyzing the data
collected in this research is descriptive-quaUtatve.
The results of the research show that tbe cultural
heritage of Sunan Bonang Cemetary which. is
catagorized as a living monument has a solid
emotional relationship with the local community.
Beside that, from the dimension of historical, architectural and spatial aspects, the cultural heritage of Sunan Bonang Cemetary has a potential capacity to be developed as a tourism object. The use of the cultural heritage of Sunan Bonang Cemetary as a tourism object brings both posrtive and negative impacts. Nevertheless,
through the d)'namic strategy of the cultural resousces management, the negative impacts which happened before can be eliminated. Based on the impacts analysis of the cultural heritage/artifact and its environment, the growth of the socjo-economic of local community, the rate of satisfactions obtained by the visitors and Ute management of cuJtu.ral heritage resources at Sunan Bonang Cemetary (mainly last 1980) can be classified as an ceo-development whlch can be implemented as a model to manage other cultural heritage resourses of Walisanga cementary tourism objects in other places.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiF
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: Wiwik Supriyanti, Dra. SS.