Path: Top

Persepsi Wanita Terhadap Perselingkuhan.

Jurnal Penelitian, volume XVII, nomor 1, tahun 2005.
Journal from JIPTUNMERPP / 2008-01-09 09:44:53
Oleh : Made Susilawati, Ni Luh Putu Suciptawati., Research_Institute_-_Merdeka_University_Malang (litunmer@unmer.ac.id)
Dibuat : 2005-01-01, dengan 1 file

Keyword : Selingkuh, responden, persepsi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wanita di kota Denpasar terhadap perselingkuhan. Pengambilan sample dilakukan dengan metode purposive dengan ukuran sample 50 wanita pada kelompok umur 20-50 tahun dan analisisdata menggunakan uji Khi Kuadrat. Hasil uji Khi Kuadrat menunjukkan untuk perbedaan tingkat pendidikan, umur, status kawin, status pekerjaan, pendapatan dan pengeluaran tidak mempengaruhi persepsi mereka terhadap konsekuensi perselingkuhan (konsekuensi terhadap Tuhan, pasangan dan keluarga, teman dan lingkungan kerja dan terhadap diri sendiri). Persepsi responden tentang perselingkuhan sebagian besar menyatakan bahwa perselingkuhan adalah hubungan intim dengan pasangan yang bukan suami atau istri. Keseluruhan responden setuju bahwa perselingkuhan mengakibatkan hilangnya ketentraman dalam rumah tangg. Faktor penyebabnya adalah tidak adanya hubungan harmonis dalam keluarga, faktor ekonomi, sosial dan psikologi. Sedangkan tindak lanjut mengatasi perselingkuhan sebagian besar tidak setuju untuk ikut berselingkuh dan bercerai, tetapi lebih dari 50% responden setuju untuk memanfaatkan pasangannya.

Deskripsi Alternatif :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wanita di kota Denpasar terhadap perselingkuhan. Pengambilan sample dilakukan dengan metode purposive dengan ukuran sample 50 wanita pada kelompok umur 20-50 tahun dan analisisdata menggunakan uji Khi Kuadrat. Hasil uji Khi Kuadrat menunjukkan untuk perbedaan tingkat pendidikan, umur, status kawin, status pekerjaan, pendapatan dan pengeluaran tidak mempengaruhi persepsi mereka terhadap konsekuensi perselingkuhan (konsekuensi terhadap Tuhan, pasangan dan keluarga, teman dan lingkungan kerja dan terhadap diri sendiri). Persepsi responden tentang perselingkuhan sebagian besar menyatakan bahwa perselingkuhan adalah hubungan intim dengan pasangan yang bukan suami atau istri. Keseluruhan responden setuju bahwa perselingkuhan mengakibatkan hilangnya ketentraman dalam rumah tangg. Faktor penyebabnya adalah tidak adanya hubungan harmonis dalam keluarga, faktor ekonomi, sosial dan psikologi. Sedangkan tindak lanjut mengatasi perselingkuhan sebagian besar tidak setuju untuk ikut berselingkuh dan bercerai, tetapi lebih dari 50% responden setuju untuk memanfaatkan pasangannya.


Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiR
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...