Path: Top Journal Jurnal_Ilmu_Teknik_Diagonal 2004

Pertumbuhan struktur permukiman dan prasarana kota, studi kasus : Perumahan Pondok Tjandra Indan dan Desa Tambak Sumur Sidoarjo.

Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Diagonal, volume 5, nomor 3, Oktober 2004.
Journal from JIPTUNMERPP / 2008-01-09 09:44:52
Oleh : Pindo Tetuko, Faculty_of_Engineering_-_Merdeka_University_Malang (diagonal@teknik.unmer.ac.id)
Dibuat : 2004-10-01, dengan file

Keyword : Pertumbuhan, struktur permukiman, prasarana permukiman.

Perkembangan suatu wilayah merupakan ekspresi dari dinamika masyarakat yang ada pada wilayah tersebut. Pada dasarnya perkembangan kota dapat diperhatikan dari dua arah, yaitu perkembangan secara kualitas dan secara kuantitas. Karena hubungan keduanya dalam skala makro merupakan hubungan yang kompleks, maka perkembangan suatu wilayah tidak dapat dilihat secara terpisah dari lingkungannya. Perkembangan berkelanjutan meliputi aspek sosial, ekologi dan ekonomi yang masing-masing saling terkait untuk membentuk pembangunan wilayah yang terintegrasi. Prinsip pembangunan berkelanjutan diwujudkan dalam sebuah struktur perencanaan pengembangan wilayah. Aksi pembangunan yang utama dilakukan untuk membentuk jaringan akses atau “linkage system” kawasan perkotaan akses keluar kawasan. Berkaitan dengan hal tersebut di atas terjadi perubahan akibat pertumbuhan struktur pemukiman dan prasarana kota pada suatu wilayah. Perubahan ini mengakibatkan pola pemukiman juga mengalami perubahan, hal ini berlaku bagi perumahan formal yang dibangun oleh pihak developer maupun perumahan informal yang berupa kampung-kampung yang keberadaannya sudah cukup lama. Keduanya dalam pertumbuhannya terpengaruh oleh perkembangan kota. Pengaruh ini sangat kuat terutama pada perumahan Pondok Tjandra Indah dan desa Tambak Sumur Kecamatan Waru Sidoarjo yang secara kewilayahn berada bersebelahan dengan kota Surabaya. Hal ini mengakibatkan perkembangan di kota Surabaya memberikan pengaruh baik fisik maupun non fisik bagi arah pertubuhan struktur permukiman dan prasarana di wilayah tersebut.

Deskripsi Alternatif :

Perkembangan suatu wilayah merupakan ekspresi dari dinamika masyarakat yang ada pada wilayah tersebut. Pada dasarnya perkembangan kota dapat diperhatikan dari dua arah, yaitu perkembangan secara kualitas dan secara kuantitas. Karena hubungan keduanya dalam skala makro merupakan hubungan yang kompleks, maka perkembangan suatu wilayah tidak dapat dilihat secara terpisah dari lingkungannya. Perkembangan berkelanjutan meliputi aspek sosial, ekologi dan ekonomi yang masing-masing saling terkait untuk membentuk pembangunan wilayah yang terintegrasi. Prinsip pembangunan berkelanjutan diwujudkan dalam sebuah struktur perencanaan pengembangan wilayah. Aksi pembangunan yang utama dilakukan untuk membentuk jaringan akses atau “linkage system” kawasan perkotaan akses keluar kawasan. Berkaitan dengan hal tersebut di atas terjadi perubahan akibat pertumbuhan struktur pemukiman dan prasarana kota pada suatu wilayah. Perubahan ini mengakibatkan pola pemukiman juga mengalami perubahan, hal ini berlaku bagi perumahan formal yang dibangun oleh pihak developer maupun perumahan informal yang berupa kampung-kampung yang keberadaannya sudah cukup lama. Keduanya dalam pertumbuhannya terpengaruh oleh perkembangan kota. Pengaruh ini sangat kuat terutama pada perumahan Pondok Tjandra Indah dan desa Tambak Sumur Kecamatan Waru Sidoarjo yang secara kewilayahn berada bersebelahan dengan kota Surabaya. Hal ini mengakibatkan perkembangan di kota Surabaya memberikan pengaruh baik fisik maupun non fisik bagi arah pertubuhan struktur permukiman dan prasarana di wilayah tersebut.


Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiF
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: