Path: Top Journal Jurnal_Arsitektur_Mintakat 2004

Studi kenyamanan termal pada rumah susun Menanggal Surabaya.

Jurnal Arsitektur Mintakat, volume 5, nomor 1, Maret 2004.
Journal from JIPTUNMERPP / 2008-01-09 09:44:52
Oleh : Mufidah, Department_of_Architecture__Engineering_-_Merdeka_ (mintakat@unmer.ac.id)
Dibuat : 2004-03-01, dengan file

Keyword : Kenyamanan termal, suhu udara, kelembaban udara, rumah susun.

Pembangunan rumah susun telah diterapkan di beberapa kota besar di Indonesia, namun masih perlu dipelajari bentuk rumah susun yang efisien dan cocok untuk masyarakat Indonesia, terutama dalam hal pencapaian kenyamanan termal secara alami, tanpa menggunakan biaya tambahan. Penelitian ini untuk mempelajari kenyamanan termal tersebut dilakukan pada Rumah Susun Menanggal Surabaya, dengan mengadakan pengukuran selama satu minggu terhadap kelembaban dan suhu udara ruang pada beberapa unit hunian secara bersamaan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pengaruh lingkungan pada pembentukan kinerja termal bangunan, berdasarkan variabel ketinggian lantai, perbedaan orientasi dan perbedaan posisi / perletakan unit dalam satu massa bangunan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi, ketinggian lantai dan perbedaan posisi / perletakan unit pada setiap massa bangunan menghasilkan kinerja termal yang berbeda. Kondisi ini terjadi karena setiap unit mempunyai perbedaan konfigurasi kulit pembungkus yang berbatasan dengan radiasi matahari. Penghasil bahang terbanyak pada unit lantai atas disebabkan oleh elemen atap. Sedangkan unit tepi disebabkan oleh dinding tepi yang mendapatkan radiasi matahari langsung. Demikian juga untuk dinding muka bangunan yang mendapatkan radiasi langsung, akan meningkatkan suhu udara di dalam ruangan.

Deskripsi Alternatif :

Pembangunan rumah susun telah diterapkan di beberapa kota besar di Indonesia, namun masih perlu dipelajari bentuk rumah susun yang efisien dan cocok untuk masyarakat Indonesia, terutama dalam hal pencapaian kenyamanan termal secara alami, tanpa menggunakan biaya tambahan. Penelitian ini untuk mempelajari kenyamanan termal tersebut dilakukan pada Rumah Susun Menanggal Surabaya, dengan mengadakan pengukuran selama satu minggu terhadap kelembaban dan suhu udara ruang pada beberapa unit hunian secara bersamaan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pengaruh lingkungan pada pembentukan kinerja termal bangunan, berdasarkan variabel ketinggian lantai, perbedaan orientasi dan perbedaan posisi / perletakan unit dalam satu massa bangunan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi, ketinggian lantai dan perbedaan posisi / perletakan unit pada setiap massa bangunan menghasilkan kinerja termal yang berbeda. Kondisi ini terjadi karena setiap unit mempunyai perbedaan konfigurasi kulit pembungkus yang berbatasan dengan radiasi matahari. Penghasil bahang terbanyak pada unit lantai atas disebabkan oleh elemen atap. Sedangkan unit tepi disebabkan oleh dinding tepi yang mendapatkan radiasi matahari langsung. Demikian juga untuk dinding muka bangunan yang mendapatkan radiasi langsung, akan meningkatkan suhu udara di dalam ruangan.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiD
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: