Path: Top Journal Jurnal_Ekonomi 2004

Factors Effecting Likelihood of Visiting Outdoor Recreation: Case Study Ecotourism on The Baluran National Park.

Jurnal Ekonomi, volume 8, nomor 3, Oktober 2004.
Journal from JIPTUNMERPP / 2008-01-09 09:44:52
Oleh : Kresno Agus Hendarto, Faculty_of_Economics_-_Merdeka_University_Malang (jurnalekonomi-feunmer@yahoo.com)
Dibuat : 2004-10-01, dengan file

Keyword : Taman Nasional Baluran, Ekowisata, Keinginan seseorang untuk melakukan kegiatan ekowisata, haphazard sampling dan regresi logistik.

Kosekuensi yang harus ditanggung dari pertumbuhan pariwisata massal, seperti degradasi lingkungan telah membidani munculnya alternatif lain dari pariwisata massal yang mengacu pada model dan semangat konservasi serta lebih melibatkan peran masyarakat disekitar lokasi pariwisata. Salah satu diantaranya adalah ekowisata. Ekowisata ini biasa dilakukan di ruangan terbuka dan pada daerah-daerah konservasi. Potensi Indonesia dalam pengembangan ekowisata di kawasan konservasi sangat terbuka lebar. Indonesia merupakan negara megabiodiversitas nomor dua setelah Brazilia. Negara ini mempunyai kekayaan alam yang tiada terhingga baik yang terletak di daratan maupun di perairannya. Studi ini mencoba untuk mengidentifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan kegiatan ekowisata di kawasan konservasi. Survei terhadap 30 wisatawan yang berkunjung, baik lokal maupun asing, dilakukan dikawasan konservasi Taman Nasional Baluran menggunakan rancangan sampling non-probabilitas dengan teknik pengambilan sample metode haphazard. Karena data yang dikumpulkan adalah data kategori , maka data yang diperoleh dianalisis menggnakan metode regresi logistik. Empat variabel bebas, yaitu citarasa, kualitas, promosi, dan keamanan objek ekowisata digunakan untuk memprediksi keinginan berkunjung seseorang ke lokasi ekowisata. Hasil studi menunjukkan bahwa hanya satu variable, yaitu citarasa, yang terdiri dari kondisi ketika bekerja, kebiasaan tetangga mengisi waktu tetangga, dan tingkat pendidikan, yang mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan kegiatan ekowisata. Seseorang yang selalu bekerja di dalam ruangan, mempunyai tetangga yang mengisi waktu luangnya dengan berlibur dan mempunyai pendidikan yang lebih tinggi memiliki probabilitas keinginan melakukan kegiatan ekowisata sebesar 3,8 kali dibandingkan sebaliknya.

Deskripsi Alternatif :

Kosekuensi yang harus ditanggung dari pertumbuhan pariwisata massal, seperti degradasi lingkungan telah membidani munculnya alternatif lain dari pariwisata massal yang mengacu pada model dan semangat konservasi serta lebih melibatkan peran masyarakat disekitar lokasi pariwisata. Salah satu diantaranya adalah ekowisata. Ekowisata ini biasa dilakukan di ruangan terbuka dan pada daerah-daerah konservasi. Potensi Indonesia dalam pengembangan ekowisata di kawasan konservasi sangat terbuka lebar. Indonesia merupakan negara megabiodiversitas nomor dua setelah Brazilia. Negara ini mempunyai kekayaan alam yang tiada terhingga baik yang terletak di daratan maupun di perairannya. Studi ini mencoba untuk mengidentifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan kegiatan ekowisata di kawasan konservasi. Survei terhadap 30 wisatawan yang berkunjung, baik lokal maupun asing, dilakukan dikawasan konservasi Taman Nasional Baluran menggunakan rancangan sampling non-probabilitas dengan teknik pengambilan sample metode haphazard. Karena data yang dikumpulkan adalah data kategori , maka data yang diperoleh dianalisis menggnakan metode regresi logistik. Empat variabel bebas, yaitu citarasa, kualitas, promosi, dan keamanan objek ekowisata digunakan untuk memprediksi keinginan berkunjung seseorang ke lokasi ekowisata. Hasil studi menunjukkan bahwa hanya satu variable, yaitu citarasa, yang terdiri dari kondisi ketika bekerja, kebiasaan tetangga mengisi waktu tetangga, dan tingkat pendidikan, yang mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan kegiatan ekowisata. Seseorang yang selalu bekerja di dalam ruangan, mempunyai tetangga yang mengisi waktu luangnya dengan berlibur dan mempunyai pendidikan yang lebih tinggi memiliki probabilitas keinginan melakukan kegiatan ekowisata sebesar 3,8 kali dibandingkan sebaliknya.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUNMERPP
OrganisasiF
Nama KontakDra. Wiwik Supriyanti, SS
AlamatJl. Terusan Halimun 11 B
KotaMalang
DaerahJawa Timur
NegaraIndonesia
Telepon0341-563504
Fax0341-563504
E-mail Administratorperpus@unmer.ac.id
E-mail CKOwsupriyanti@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Editor: